Guiding block sering juga disebut dengan ubin taktil atau istilah lainnya ubin pemandu merupakan fasilitas yang ditempatkan di jalur pejalan kaki atau pedestrian jalan raya untuk menunjukkan arah atau memberikan informasi pada pejalan kaki.
Pemasangan guiding block di fasilitas umum sangat penting untuk memberikan fasilitas yang membantu para penyandang disabilitas.
Penyandang disabilitas membutuhkan guiding block karena kebutuhan mereka berbeda dibandingkan dengan orang normal pada umumnya.
Dengan kesulitan yang mereka alami dalam bergerak, melihat, atau mendengar, guiding block dapat membantu dalam hal ini dengan memberikan informasi yang jelas dan mengarahkan mereka ke jalur yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Garis kuning seperti keramik yang timbul berbentuk bulat dan panjang ini ternyata tidak sembarang dipasang, tetapi ada maknanya tersendiri. Garis kuning berbentuk panjang untuk menandakan mereka aman untuk berjalan, sedangkan garis kuning berbentuk bulat-bulat menandakan bahwa mereka harus berhenti.
Guiding Block Batu Penuntun untuk trotoar pedestrian ramah disabilitas, perpaduan material batu andesit dan guiding block ini sangat cocok untuk diterapkan pada bangunan fasilitas publik. Tersedia berbagai pilihan ukuran, warna, dan material yang sesuai dengan standar aksesibilitas untuk trotoar, gedung, stasiun, dan fasilitas umum lainya. Jenis batu andesit yang digunakan adalah batu andesit bakar yang memiliki karakteristik tidak licin dan tahan terhadap jamur.
1. Spesifikasi Umum Guiding Block Beton
Ukuran standar yang sering digunakan:
300 × 300 × 30 mm
300 × 300 × 40 mm
Jenis permukaan:
1. Directional Block (garis memanjang) sebagai petunjuk arah berjalan.
2. Warning Block (titik/dome) sebagai tanda bahaya atau perubahan kondisi jalan.
Kuat tekan:
Minimum 25 MPa (K-300)
Daya serap air:
Maksimal 6–8%
2. Kandungan Material
Komposisi umum per 1 m³ beton:
Material Persentase
Semen 15–20%
Pasir halus 30–35%
Abu batu / stone dust 20–30%
Split kecil (agregat) 20–30%
Air 5–8%
Pigmen warna (kuning) 1–3% dari berat semen
3. Mutu Semen yang Digunakan
Biasanya menggunakan:
Semen Indonesia PCC atau Tiga Roda
4. Warna
Warna yang umum:
Kuning (paling banyak digunakan)
5. Standar Acuan Campuran Produksi Guiding Block K-300
Semen: 40 kg
Pasir: ±66 kg
Kerikil/split: ±99 kg
Air: ±21 liter
Pigmen kuning 1–2 kg
dipadatkan menggunakan mesin press dan dilakukan curing yang baik selama 14–28 hari.